Saudara kami yang terhormat,
Muslim,
Orang yang menerima agama Islam dan menyerahkan diri kepada Allah. Orang yang beriman kepada Allah Ta’ala dan apa yang telah disampaikan-Nya melalui para nabi, serta kepada Nabi Muhammad saw.
Iman
meskipun itu adalah urusan hati,
Islam
lebih tepatnya, ini merujuk pada manifestasi iman ke luar melalui perbuatan. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis Jibril, iman didefinisikan sebagai:
“Beriman kepada Allah, para malaikat, kitab-kitab, para nabi, hari kiamat, dan meyakini bahwa kebaikan dan keburukan berasal dari Allah.”
ketika dijelaskan; dalam definisi Islam, prinsip-prinsip yang diumumkan kepada masyarakat dan harus dilakukan sebagai tindakan, yaitu lima rukun Islam, disebutkan:
“Islam,
“Saksikanlah bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, dirikanlah shalat, berikanlah zakat, puasakanlah bulan Ramadan, dan jika kamu mampu, maka tunaikanlah ibadah haji.”
(Bukhari, Iman, 34, 37, Syahadat: 26, Tafsir Surah: 31/2; Muslim, Iman: 5, 7, 8; Abu Dawud, Sunnah: 16; Tirmizi, Iman: 4).
Salam dan doa…
Islam dengan Pertanyaan-Pertanyaan
Komentar
kevser86
Dalam beberapa ayat Al-Qur’an, kata “muslim” (مسلمون) juga digunakan dalam kisah-kisah para nabi sebelum Nabi Muhammad. Sebagai contoh, dalam Surah Al-Baqarah ayat 132: “Dan Ibrahim telah mewasiatkan hal itu kepada anak-anaknya, dan Yakub juga: “Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini (Islam) untuk kamu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Islam.” Dan ayat 133: “Maukah kamu hadir ketika Yakub, ketika ia di dekat kematian, bertanya kepada anak-anaknya: “Siapa yang akan kamu sembah setelah aku?” Mereka menjawab: “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu Ibrahim, Ismail dan Ishaq, yaitu Tuhan yang Esa, dan kami adalah orang-orang yang tunduk kepada-Nya.” Bagaimana kita menjelaskan penggunaan kata “muslim” (مسلمون) dalam ayat-ayat ini? Saya berpikir mungkin ini karena terjemahan, tetapi kata “muslimun” (مسلمون) juga terdapat dalam teks aslinya (Arab). Terima kasih.
Editor
Islam adalah nama umum bagi semua agama-agama sejati yang datang dari Nabi Adam hingga Nabi Muhammad. Ia juga merupakan nama khusus bagi agama terakhir. Oleh karena itu, umat-umat lain juga digolongkan sebagai Muslim.