– Saya pernah membaca di suatu tempat, bahwa orang-orang mukmin yang diterima (oleh Allah) akan dimuliakan dengan tejalī-i cemal (penampakan keindahan) dan ru’yat (melihat) setiap pagi dan sore, sedangkan mereka yang derajatnya lebih rendah akan dimuliakan setiap hari Jumat dan beberapa kali dalam setahun, seperti hari raya wanita di dunia.
– Mohon jangan salah paham dengan pertanyaan saya, jika Tuhan telah memerintahkan demikian, maka saya akan menerimanya. Namun, tetap saja saya penasaran, apakah ini berarti bahwa perempuan akan menerima pahala yang lebih sedikit daripada orang-orang beriman yang lebih baik atau lebih rendah derajatnya?
– Saya kurang mengerti. Apakah ini kesalahan karena terjemahan atau tulisan saya, atau apakah ada aslinya yang ingin saya ketahui…
Saudara kami yang terhormat,
Sahabat-sahabat,
“Wahai Rasulullah! Akankah kita melihat Tuhan kita di hari kiamat?”
mereka bertanya kepada Rasulullah. Nabi Muhammad SAW menjawab:
“Apakah Anda akan berselisih pendapat tentang apakah Anda dapat melihat Matahari pada siang hari yang cerah?”
tanya dia. Ashab:
“Tidak!”
ketika berkata:
“Awan Kosong”
(berbulan purnama)
“Apakah kalian akan bertengkar memperebutkan siapa yang melihat beruang di malam hari?”
kemudian bertanya lagi. Ashab menjawab lagi:
“Tidak!”
ketika berkata:
“Demi Zat Yang Maha Mulia yang menguasai jiwa-jiwa, sungguh kalian tidak akan berselisih dalam hal melihat Tuhan kalian, sebagaimana kalian tidak berselisih dalam hal melihat Matahari dan Bulan. Maka hamba akan berhadapan langsung dengan Tuhannya.”
(Muslim, Zuhd 16)
Menurut riwayat lain, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pada suatu malam purnama, memandang bulan dan berkata:
“Sebagaimana kalian melihat bulan ini, kalian akan melihat Tuhan kalian tanpa tabir, dan kalian tidak akan merasa kesulitan dalam melihat-Nya.”
(semua orang akan dapat melihat dengan jelas)
.”
(Bukhari, Mevakitu’s-Salat 6, 26, Tafsir, Kaf 1, Tevhid 24; Muslim, Mesacid 211)
Berdasarkan pernyataan mutlak hadis-hadis ini, perempuan juga akan menyaksikan keindahan Ilahi pada tingkat yang sama seperti laki-laki.
Tentang hal ini
“Pada hari itu, beberapa wajah berseri-seri dan memandang kepada Tuhan mereka”, “orang-orang baik berada dalam nikmat.”
Kesetaraan ini juga terdapat dalam ayat-ayat yang berbunyi demikian dan ayat-ayat serupa lainnya…
Salam dan doa…
Islam dengan Pertanyaan-Pertanyaan