Apakah hadis yang mengatakan bahwa orang yang membaca doa “Subhanazil mülki wal malakut…” akan diampuni semua dosanya itu sahih?

Detail Pertanyaan

– Dikatakan bahwa orang yang sekali seumur hidup mengucapkan doa “Subhanazil mülki wal-malakut, subhanazil izzati wal-jabarut” akan diampuni semua dosanya.

– Bisakah Anda memberikan informasi detail tentang hadis ini?

– Apa isi hadis lengkapnya, sumbernya, dan bagaimana keabsahannya?

Jawaban

Saudara kami yang terhormat,

Berikut adalah keseluruhan riwayat yang terdapat dalam Deylemi:


“Sesungguhnya Allah Taala memiliki lautan cahaya.”

yang di sekelilingnya terdapat malaikat-malaikat dari cahaya, yang berdiri di atas gunung dari cahaya, dan di tangan mereka tombak-tombak dari cahaya.

Mereka bertasbih kepada Allah di sekeliling laut itu, seraya berkata:



Subhanallah, Maha Suci Dzat yang memiliki kerajaan dan kekuasaan.

Subhanallah, Maha Suci Dzat yang memiliki kemuliaan dan keagungan.

Maha Suci Dzat Yang Hidup Abadi.

, Mahasuci dan Mahakudus, Tuhan para malaikat dan roh.


“Subhanallah, yang memiliki kerajaan dan kekuasaan,

Subhanallah, Maha Suci Dzat yang memiliki kemuliaan dan keagungan.

Subhanallah, yang Maha Hidup dan tidak pernah mati.

“Suhubbun, Kudusun, Rabbul-malaikati wal-ruh…”

“Kami memuji Tuhan yang memiliki kerajaan dan kekuasaan (semua alam semesta, baik materi maupun spiritual).”

Kami memuji-puji Dia yang memiliki kemuliaan dan kebesaran.

Kami memuji Dia yang hidup dan tidak akan pernah mati.

Dia sangat suci! Dia sangat mulia.

Dialah Tuhan bagi para malaikat dan Ruh (Jibril).”

“Barangsiapa membaca tasbih ini sekali sehari, atau sekali sebulan, atau sekali setahun, atau sekali seumur hidup, maka Allah akan mengampuni semua dosa-dosanya, meskipun dosa-dosanya sebanyak buih di laut atau pasir di padang pasir, atau meskipun ia melarikan diri dari medan perang dan melakukan salah satu dari tujuh dosa besar, maka Allah akan mengampuni semua dosa-dosanya yang lalu dan yang akan datang.”

(lihat Ali al-Muttaki, Kanz al-Ummal, no: 3840, 1/205)

Ibn Arrak,

dia tidak mengenal banyak orang yang disebutkan dalam surat itu

dengan mengatakan, dia mengingatkan bahwa riwayat ini tidak sahih.

(lihat Tenzihü’ş-şeria, no: 1882)

Klik di sini untuk informasi tambahan:


– Apa saja syarat-syarat untuk mendapatkan hasil dan pahala yang dijanjikan dari ibadah?


Salam dan doa…

Islam dengan Pertanyaan-Pertanyaan

Pertanyaan Terbaru

Pertanyaan Hari Ini