– Pada hari kiamat, Allah Taala berfirman kepada para malaikat-Nya: “Datangkanlah orang-orang yang menjaga pendengaran dan penglihatan mereka dari alat-alat musik dan hal-hal haram.” Para malaikat akan mengumpulkan mereka di atas bukit-bukit yang terbuat dari kasturi dan ambergris. Allah Taala berfirman: “Katakanlah kepada mereka tasbih dan pujian-Ku.” Orang-orang itu akan mendengar suara-suara yang begitu indah, yang belum pernah terdengar sebelumnya oleh siapa pun. (Deylemi)
Saudara kami yang terhormat,
Berikut adalah terjemahan hadis yang relevan yang dikutip dalam DEYLEMİ sebagai sumber dalam pertanyaan:
“Demi Allah yang jiwaku berada di dalam kekuasaan-Nya, Allah mewahyukan kepada sebuah pohon di surga:”
‘(Di dunia) sibukkanlah hamba-Ku yang menyibukkan diri dengan mengingat-Ku, dan tidak mendengarkan permainan musik dan alat-alat musik tiup (seni-seni musik yang merusak). (Dengan musik-musik yang indah).’
Maka pohon itu akan melantunkan tasbih dan takdis (nyanyian yang berisi pujian) kepada mereka dengan suara-suara yang belum pernah didengar oleh makhluk mana pun.”
(Deylemi, 4/373-374, h.no: 7084; Kenzu’l-Ummal, h. no: 39378)
Riwayat hadis ini sangat lemah.
(lihat Sefinetu’n-Necat)
Klik di sini untuk informasi tambahan:
– Apakah boleh menggunakan alat musik/instrumen (bağlama, gitar, piano, org, saz, dll.) dan bernyanyi?
Salam dan doa…
Islam dengan Pertanyaan-Pertanyaan