Saudara kami yang terhormat,
Tidak ada mazhab Tahawi dalam bidang akidah.
Ahlus Sunnah memiliki dua mazhab dalam hal akidah. Salah satunya adalah
Eshari,
yang lainnya
Maturidi
adalah mazhabnya.
Abu Ja’far Ahmad bin Muhammad bin Salame at-Thahawi adalah seorang ulama yang bermazhab Hanafi. Namun, ia bukanlah seorang yang meniru mazhab tersebut dalam setiap hal, melainkan seorang mujtahid yang juga mempertimbangkan ijtihadnya sendiri atau pendapat para ulama mazhab lain.
Ia lahir di Mesir pada tahun 239 Hijriah dan meninggal di sana pada tahun 321. (Selanjutnya, kalimat yang kurang lengkap dalam teks asli tidak dapat diterjemahkan sepenuhnya.)
“Aqidah”
sebutannya untuk karyanya, kemudian,
“al-Akīdatu at-Tāhāwiyyah = Akidah at-Tāhāwī atau /Akidah yang ditulis oleh at-Tāhāwī”
menjadi terkenal. Mereka yang berpandangan Salafi, untuk karya ini
“Aqidah Salafiyah Tahawi”
yang artinya
“Al-Aqidah at-Thahawiyyah as-Salafiyyah”
mereka lebih suka menggunakan ungkapan ini.
Terutama
Yang menjelaskan akidah Tahawi
Ibn Abi al-Izz
(731-792)
Ibn Taimiyah
Dia adalah orang yang terpengaruh oleh pemikiran-pemikiran tersebut. Karena itu, dia mencoba menyebarkan pemikirannya sendiri dengan memasukkan hal-hal yang tidak dikatakan oleh Tahawi ke dalam buku sebagai catatan kaki. Namun, siapa pun yang mengatakannya, mereka yang keluar dari jalan umum Ahlus Sunnah wal Jama’ah, lebih banyak mendatangkan kerugian daripada manfaat bagi manusia.
Salam dan doa…
Islam dengan Pertanyaan-Pertanyaan